RSS

Bersahabat Dengan Tuhan

19 Mei

Oleh : KH. Nasaruddin Umar

JIKA seseorang mampu mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah SWT dan diwujudkan dengan kecintaan sejati terhadap para makhluk-Nya, maka orang itu akan menampilkan sejumlah perilaku yang misteri dalam pandangan orang lain. Dengan kata lain, persahabatan dengan Tuhan terwujud didalam persahabatan dengan segenap makhluk Tuhan. Mereka menghargai dan menganggap seluruh ciptaan Allah bagaikan saudara kandungnya sendiri sebagai sama-sama makhluk Allah SWT.

Perbuatan yang menyalahi adat (khariq al-adah), seperti mujizatnya para nabi dan karamahnya para wali, merupakan bagian dari bukti itu. Biasanya api itu membakar tetapi api tidak tega membakar kekasih Tuhan, Nabi Ibrahim, yang dilontarkan ke dalam lautan api oleh raja Namrud. Namun seusai api padam Nabi Ibrahim dengan santai keluar dari bara api sambil makan pisang, sementara raja Namrud bersama pasukannya keringatan. Laut ganas memang menghanyutkan, tetapi laut tidak tega menghanyutkan sejumlah nabi kesayangan Tuhan. Laut membelah diri untuk memberi jalan kepada Nabi Musa yang sedang dikejar oleh Firaun, sementara Firaun sendiri bersama pasukannya melewati lorong bawah air itu langsung terkubur di dalamnya. Nabi Nuh bersama pengikutnya juga selamat dari amukan tsunami dahsyat dan menenggelamkan semua orang di luar perahu Nabi Nuh.

Hal yang sama juga terjadi pada diri Nabi Yunus yang dilempar ke tengah laut. Ikan-ikan hiu yang biasanya memangsa manusia malah menyelamatkan Nabi Yunus selamat dari maut. Dalam kisah israiliyat, ikan pertama menelan Nabi Yunus ditelan lagi oleh ikan yang lebih besar, dan ikan ke tiga jauh lebih besar lagi menelan ikan kedua. Ikan raksasa itu berenang ke arah pantai lalu satu persatu bersin memuntahkan isi perutnya masing-masing, terakhir yang dimuntahkan adalah Nabi Yunus sampai ke pantai. Selamatlah Nabi Yunus dalam peristiwa itu. Besi memang melukai, tetapi besi tidak tega melukai sejumlah kekasih Tuhan, seperti yang terjadi pada Nabi Daud. Virus ganas juga mematikan makhluk hidup seperti binatang dan manusia, tetapi virus itu tidak tega menghancurkan kekasih Tuhan seperti yang dialami oleh Nabi Saleh. Ia selamat dari virus ganas yang menyerang kaumnya. Hari pertama warna kulit mereka berubah menjadi kuning, hari kedua berubah berwarna merah, dan hari ketiga berubah menjadi hitam, dan ujung hari ketiga mereka mendengarkan suara yang menggelegar lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya masing-masing. Sementara Nabi Saleh dan para pengikutnya selamat dari azab tersebut. Hal yang sama juga terjadi dalam kasus Abrahah, yang lebih dikenal dengan pasukan gajah, yang bermaksud mengambil-alih Kabah.

Namun yang terjadi raja Yaman itu diporak-porandakan oleh pasukan burung yang membawa virus mematikan. Sementara kakek Nabi yang dikenal sebagai penjaga Kabah berada tidak jauh dari lokasi itu selamat dari serangan burung Ababil itu.

Rabiah al-Adawiyah bercanda dengan burung-burung dan binatang-binatang liar tetapi begitu Hasan Basri yang juga seorang sufi datang menghampiri Rabiah maka burung-burung dan binatang-binatang liar langsung menjauh, hanya karena Hasan Basri memasak seuatu dari minyak bekas penggorengan daging. Banyak lagi cerita-cerita ajaib dari para auliya lain, mungkin itu sebagai sesuatu yang wajar dalam konsep tauhid, bahwa seseorang bersahabat dengan para pencipta segala sesuatu maka wajar kalau ia diselamatkan oleh makhluk Tuhan yang lain. Mari kita meningkatkan hubungan dan persahabatan kita dengan Tuhan agar semuanya bisa baik dengan kita, sebaga i pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa. ( Nasaruddin Umar)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2010 in Kolom

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s